Hujan Deras Tak Henti: Banjir Melanda Sejumlah Kota di Sumatera
| Hujan Deras Tak Henti: Banjir Melanda Sejumlah Kota di Sumatera |
Curah hujan tinggi yang turun tanpa jeda selama beberapa hari terakhir menyebabkan sejumlah wilayah di Sumatera dilanda banjir. Kondisi ini membuat aktivitas warga terganggu, infrastruktur terendam, hingga akses jalan utama terputus. Selain itu, ribuan warga terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman.
Hujan Ekstrem Sebabkan Air Meluap
Menurut laporan awal dari otoritas setempat, intensitas hujan yang tinggi menjadi penyebab utama naiknya debit air sungai. Sejumlah sungai besar di Sumatera meluap, membanjiri pemukiman penduduk dan kawasan pertanian. Dalam beberapa jam saja, ketinggian air meningkat drastis hingga mencapai pinggang orang dewasa di beberapa titik.
Sejumlah Kota Terdampak Parah
Beberapa kota yang dilaporkan mengalami kondisi paling buruk antara lain:
-
Medan: Ratusan rumah terendam, beberapa warga terjebak di lantai dua rumah mereka.
-
Padang: Banjir melumpuhkan aktivitas pasar dan menutup akses jalan utama.
-
Palembang: Air meluap ke permukiman dan sekolah, membuat kegiatan belajar mengajar dihentikan.
-
Pekanbaru: Drainase tidak mampu menahan debit air tinggi sehingga terjadi genangan luas.
Situasi ini semakin diperparah dengan cuaca ekstrem yang belum menunjukkan tanda-tanda mereda.
Ribuan Warga Mengungsi
Data sementara menyebutkan lebih dari seribu warga telah mengungsi ke beberapa pos yang disiapkan pemerintah. Mereka memerlukan bantuan berupa makanan, obat-obatan, air bersih, dan perlengkapan tidur. Tim SAR, BPBD, TNI, dan Polri terus melakukan evakuasi ke wilayah-wilayah yang sulit dijangkau.
Kerugian Material Meningkat
Selain korban jiwa yang berpotensi bertambah, kerugian material diperkirakan mencapai miliaran rupiah. Rumah, kendaraan, pertokoan, lahan pertanian, hingga fasilitas umum banyak yang rusak akibat tingginya genangan air.
BMKG: Potensi Hujan Lebat Masih Tinggi
BMKG memperingatkan bahwa potensi hujan lebat di wilayah Sumatera masih akan berlanjut dalam beberapa hari ke depan. Warga diminta tetap waspada, terutama yang tinggal di daerah rawan banjir dan tepi sungai.
Upaya Penanganan Terus Dilakukan
Pemerintah daerah bersama berbagai lembaga kemanusiaan terus melakukan langkah darurat, seperti:
-
Menambah titik pengungsian
-
Membagikan bantuan logistik
-
Mengevakuasi warga dengan perahu
-
Mengamankan jalur listrik dan transportasi
Pakar lingkungan juga menilai bahwa masalah ini perlu penanganan jangka panjang, termasuk memperbaiki sistem drainase, menjaga kawasan resapan air, dan mengatur tata ruang kota secara lebih baik.