Banjir Rendam Jakarta Timur, Warga Terjebak Air hingga 1 Meter
| Banjir Rendam Jakarta Timur, Warga Terjebak Air hingga 1 Meter |
Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Jakarta sejak Minggu pagi mengakibatkan banjir meluas di beberapa kawasan ibu kota, termasuk Jakarta Timur, yang membuat banyak warga terjebak dalam genangan air setinggi hampir 1 meter.
Berdasarkan data terbaru dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, hingga Minggu malam sebanyak 37 RT dan 12 ruas jalan masih terendam banjir akibat curah hujan tinggi. Ketinggian air di beberapa lokasi tertinggi mencapai sekitar 1 meter, mengganggu aktivitas warga serta mobilitas kendaraan.
Dampak Banjir di Jakarta Timur
Di wilayah Jakarta Timur, banjir juga menyasar permukiman dan sejumlah titik strategis:
-
Sejumlah permukiman di Cakung Barat terendam genangan dengan ketinggian air mencapai 50–120 cm di titik terdalam, memaksa ratusan warga berjuang melewati banjir dan mengamankan harta benda mereka.
-
Genangan cukup tinggi ini berdampak langsung pada kehidupan sehari-hari warga, termasuk akses ke sekolah, tempat kerja, dan fasilitas umum yang terhambat oleh banjir.
Evakuasi dan Respons Petugas
Petugas gabungan, termasuk jajaran kepolisian dan BPBD, telah dikerahkan untuk membantu warga yang terdampak banjir. Aparat kepolisian bahkan membantu evakuasi warga terdampak banjir di kawasan Rawa Teratai, Cakung, serta membantu mengamankan dokumen dan barang berharga dari rumah-rumah yang terendam.
Petugas menaruh perhatian khusus pada kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan warga yang memiliki kebutuhan khusus, agar proses evakuasi berjalan aman dan tertib.
Penyebab dan Kondisi Cuaca
Banjir ini dipicu oleh curah hujan tinggi sejak Minggu dini hari yang kemudian membuat sistem drainase di sejumlah kawasan kewalahan. Luapan air dari sungai kecil dan saluran permukiman juga memperburuk kondisi genangan. BPBD mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi banjir lanjutan jika hujan masih berlanjut.
Imbauan bagi Warga
BPBD DKI Jakarta menekankan agar warga tetap:
-
Menghindari jalan yang tergenang banjir tinggi, terutama jika kendaraan tidak kuat melewati genangan air;
-
Mengamankan barang berharga dan dokumen penting, serta memprioritaskan keselamatan keluarga;
-
Menghubungi layanan darurat Jakarta Siaga (112) bila menghadapi kondisi darurat akibat banjir.