pemerintah Tegaskan Prioritas Pendidikan: Presiden Resmikan 166 Sekolah Rakyat di 34 Provinsi
| pemerintah Tegaskan Prioritas Pendidikan: Presiden Resmikan 166 Sekolah Rakyat di 34 Provinsi |
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meresmikan 166 Sekolah Rakyat yang tersebar di 34 provinsi dan 131 kabupaten/kota sebagai bagian dari upaya pemerintah memperluas akses pendidikan dan memperkuat fondasi pembangunan sumber daya manusia. Peresmian ini dilakukan secara serentak pada Senin, 12 Januari 2026, bertempat di Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Banjarbaru.
Program Sekolah Rakyat dirancang sebagai terobosan penting dalam memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, terutama mereka yang mengalami kesulitan ekonomi ekstrem. Sekolah-sekolah ini menyediakan ruang belajar yang layak, terjangkau, dan inklusif, serta bertujuan untuk memutus mata rantai kemiskinan melalui pendidikan yang berkualitas.
Presiden Prabowo menegaskan bahwa pendidikan merupakan prioritas utama pemerintah, dan keberadaan Sekolah Rakyat menjadi langkah nyata untuk mewujudkan pemerataan pendidikan hingga ke daerah terpencil dan pinggiran.
Dalam sambutannya, Presiden menyampaikan bahwa 166 sekolah yang baru diresmikan merupakan tahap awal dari rencana besar pemerintah. Pemerintah menargetkan pembangunan total 500 Sekolah Rakyat hingga tahun 2029, dengan masing-masing sekolah diharapkan mampu menampung hingga 1.000 murid, sehingga program ini juga akan mencakup sekitar 500 ribu peserta didik di seluruh Indonesia.
Data awal menunjukkan bahwa mayoritas siswa di Sekolah Rakyat berasal dari keluarga sangat rentan secara ekonomi, termasuk orang tua yang bekerja sebagai buruh harian lepas, petani, nelayan, atau pekerja informal lainnya. Program ini tidak hanya fokus pada pembelajaran formal, tetapi juga memberikan dukungan holistik yang membantu anak-anak mengakses pendidikan tanpa hambatan biaya.
Selain itu, momentum peresmian ini juga ditandai dengan apresiasi pemerintah terhadap kreatifitas siswa — beberapa dari mereka bahkan mempersembahkan karya literasi seperti novel hasil tulisan sendiri di hadapan Presiden.
Dalam acara tersebut, hadir pula para pejabat tinggi pemerintahan, pimpinan lembaga, serta tokoh daerah yang mendukung penuh program ini sebagai wujud komitmen nasional dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.
Peresmian 166 Sekolah Rakyat oleh Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pendidikan menjadi prioritas utama pemerintah Indonesia. Dengan fokus pada akses pendidikan yang merata, inklusif, dan berkualitas, program ini diharapkan mendorong pemerataan kesempatan belajar serta mendorong mobilitas sosial bagi anak-anak kurang mampu di seluruh penjuru tanah air.