Harga Emas Cetak Rekor Baru, Investor Berbondong-Bondong Beli
| Harga Emas Cetak Rekor Baru, Investor Berbondong-Bondong Beli |
Harga emas dunia kembali mencetak rekor tertinggi dalam beberapa tahun terakhir, mendorong minat beli dari kalangan investor dan masyarakat umum. Fenomena ini terjadi di tengah ketidakpastian ekonomi global dan gejolak pasar finansial.
Harga Emas Melonjak
Berdasarkan data perdagangan, harga emas mencapai angka tertinggi dalam sejarah pada perdagangan hari ini, menembus level USD 2.100 per ons. Lonjakan ini dipicu oleh sentimen inflasi yang meningkat, nilai tukar dolar AS yang melemah, serta ketidakpastian geopolitik di beberapa kawasan dunia.
Di pasar lokal, harga emas Antam juga ikut meroket, mencapai Rp 1,1 juta per gram untuk emas batangan ukuran 1 gram, naik signifikan dibandingkan minggu sebelumnya.
Investor dan Masyarakat Serbu Pasar
Meningkatnya harga emas membuat investor dan masyarakat berbondong-bondong membeli logam mulia sebagai bentuk investasi aman (safe haven). Peritel emas melaporkan peningkatan transaksi hingga 50% dalam beberapa hari terakhir.
Seorang investor pemula, Rina (28), mengaku memilih emas karena lebih aman dibandingkan saham atau cryptocurrency. “Emas selalu stabil di tengah ketidakpastian ekonomi. Saya beli sekarang karena takut harga terus naik,” ujarnya.
Pakar ekonomi memandang kenaikan harga emas sebagai dampak dari beberapa faktor global, termasuk ketegangan geopolitik, suku bunga tinggi, dan fluktuasi pasar saham internasional. Emas dianggap sebagai aset pelindung nilai yang mampu mempertahankan daya beli di tengah inflasi.
Meski demikian, pakar juga mengingatkan agar investor memperhatikan strategi diversifikasi portofolio, jangan hanya fokus pada emas, karena fluktuasi harga tetap bisa terjadi.
Para analis memperkirakan tren kenaikan emas masih berlanjut hingga beberapa bulan ke depan, terutama jika ketidakpastian ekonomi global tidak kunjung reda. Pemerintah dan pelaku pasar diharapkan tetap memantau pergerakan harga untuk menjaga stabilitas ekonomi domestik.